The Hunny Bunnies!
Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
The Girls Room
Jeng Nad's
Fashion Corner!
today's outfit
Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
The Neighbourhood
Bau susu, Bau dapur, Dasteran, Rambut kusut tak tersisir, Sedikit strechmark di perut, & banyak di paha, hiks Begadang nunggu suami lembur, Teriak-teriak nyuapin makan, Nyuri-nyuri waktu untuk menulis, Menutup transaksi bisnis via internet, Sambil deg-degan, takut ketiduran karena cape' .......... Aaah...Me & my everyday life, Loving it, Alhamdulillah ;-)

BundaInBiz
Wednesday, July 20, 2005
Pernah Dengar?
Image hosted by Photobucket.com

Image hosted by Photobucket.com

Image hosted by Photobucket.com

Pernah dengar ungkapan “I will do anything for you?”
Saya sering mendengarnya..membacanya…
Namun rasanya, belum pernah melakukannya,
until…

Kemarin adalah hari yang biasa saja..
Kesibukan pagi hari dimulai dengan aktifitas seorang ibu rumah tangga..
Menyiapkan bekal putri sulung saya, Isya, yang kini duduk di TK A.
Mencuci pakaian..
Menyiapkan air mandi untuk Isya sebelum akhirnya membangunkannya dan meminta tolong suami saya untuk memandikannya karena saya harus menyusui Ayya.

Setengah tujuh pagi saya dan Isya pun berangkat kesekolah, mampir di toko roti favoritnya untuk membei risoles dan kue mangkok.
Becanda bersama Isya selama perjalanan dimobil…mengantarnya sampai depan kelas, dan menciumnya karena saya akan segera pulang.

Isya akan pulang jam setengah sebelas siang.
Jadi saya masih ada waktu pulang ke rumah, menyelesaikan cucian, memandikan dan memberi makan Ayya sambil mencuri-curi waktu membalas email.

Biasanya saya akan berangkat jam sepuluh untuk menjemputnya kembali, tapi hari ini saya ingin pergi lebih cepat karena akan mampir di penjahit untuk mengambil seragam baju muslimnya yang sudah jadi.

Dengan Ayya di carseat serta tas koper hitam kecil (rencananya saya akan menginap dirumah orang tua malam ini, karena suami akan lembur)…saya pun sampai di parkiran sekolah kembali jam 10 lewat 15 menit -- 15 menit lebih cepat dari biasanya…dan tiba-tiba, hp saya berbunyi.

“Ibu Nadia ada dimana?” suara guru kelas Isya.
“Di parkiran Bu, kenapa?”
“Ibu, maaf, Isya tadi terkena mainan dan berdarah, sekarang sudah tidak apa-aa tapi mau berhenti menangis, ibu bisa kesini?”

Ayya pun saya titipkan pada ibu-ibu yang sedang berada di kantin dan saya setengah berlari menuju ruangan kepala sekolah…entah mengapa tiba-tiba saya semakin merasa deg-degan..dan..saat saya mendengar suara tangis Isya…duhh Ya Allah…

Pernah dengar ungkapan “Dunia serasa runtuh?”
Saya sering mendengarnya..membacanya…
Namun Alhamdulillah, belum pernah merasakannya,
Tapi tadi…

Isya ku terduduk dengan luka kecil yang terbuka di dahi kanannya…
ada tetesan darah di bajunya..
menagis meminta pulang…

Pernah dengar ungkapan “The world freezes around you?”
Saya sering mendengarnya..membacanya…
Namun rasanya, belum pernah merasakannya,
until…

Mencoba mengatakan pada anak saya bahwa kesakitan yang ia rasakan adalah ”tidak apa-apa” di saat mulut ini terasa berat adalah pekerjaan tersulit saya menjadi Ibu, melebihi kesakitan saat kontraksi melahirkannya. Melihat “anak saya terluka” adalah rasa pedih yang menusuk dihati.

Pihak sekolah bertindak cepat, mereka mengantar kami ke RS terdekat…ternyata Isya berlari menuju ayunan yang sedang didorong kearahnya.

Saat dimobil putriku berhenti menangis, namun merengek tidak mau ke rumah sakit… ternyata ia mendengar saat gurunya berbisik pada saya kemungkinan harus dijahit..

Saya cuma bisa mendekapnya erat..menahan tangis..memohon maaf pada darah daging yang saya kandung sembilan bulan itu…

“Nak, kalau ternyata harus…mama minta maaf ya, kita tanya pak dokter ya..mana yang nggak sakit tapi bikin Isya cepet sembuh”..

Di parkiran UGD, ayahnya sudah menunggu…Saat itu saya merasa lega telah memilihnya menjadi suami…(entah mengapa pikiran ini merasuk dalam kepala saat melihat ia menahan raut mukanya mencoba tenang dan mengambil Isya dari pelukan saya -- setengah berlari menuju UGD).

Pernah dengar ungkapan “I will do anything for you?”
Saya sering mendengarnya..membacanya…
Namun rasanya, belum pernah melakukannya,
until…

melihat Isya menjerit kesakitan saat disuntik akan dijahit..
memegang tangannya yang berusaha meronta..
berusaha menahan air mata saya sendiri untuk tampak tegar dihadapannya…walaupun gagal...

Saya cuma bisa berfikir…mana ungkapan “I will do anything for you?” saya?
Kalau saya bisa, mau rasanya bertukar tempat saat itu…
Tapi mama nggak bisa, maaf ya Nak…

Saya dan suami tidak menyalahkan siapa-siapa. Ini adalah musibah..
Gurunya sama kagetnya..dan siapa yang bisa melarang anak-anak untuk tidak berlarian di arena playground walaupun dengan beberapa guru yang mengawasi…dan insyaAllah pertanggungjawaban mereka juga tidak berhenti disini…

Pernah dengar ungkapan “Anak adalah titipan Allah?”
Saya sering mendengarnya..membacanya…
Namun, belum pernah merasakannya, yang sesungguh-sungguhnya…

Hari ini saya dikejutkan oleh hikmah Allah…
Bagaimanapun saya berusaha menjaga anak-anak saya..
Rela menghabiskan waktu dijalan untuk menjemputnya agar ia tidak usah naik jemputan..
Rela memilihkannya sekolah dengan biaya yang relatif mahal dengan fasilitas dan ajaran agama yang terbaik..
Rela untuk tidak bekerja kantoran agar dapat dekat setiap saat…
Pada akhirnya saya hanya bisa berdoa,dan menitipkannya pada Yang Atas..
Berdoa agar anak-anak saya dijaga lahir dan batin…sampai insyaAllah mereka besar dan mengumpulkan bekal untuk Syurganya.

Pernah dengar ungkapan “Like mother like daughter?”
Suami saya sering mengatakan ini
Bila melihat kelakuan Isya yang keras kepala dan super ceriwis..

Kini saya harus mengakuinya,
Terlebih,
Karena waktu SD saya pernah jatuh dari pohon yang saya panjat,
dan kini, saya dan Isya sama-sama punya codet di jidat….
posted by Isya & Ayya 8:34 PM  

21 Comments:

At 7:54 PM, Blogger yaya said...

Isyaaaa udah mo sekolah gaak (sekalian tes komen blogger nih)

 
At 9:03 PM, Blogger tyas said...

Isya...cepet sembuh ya.

Mba'..aku malah tau cerita ini dari milis :)

 
At 5:46 PM, Anonymous Anonymous said...

Wah Nad, yg namanya anak2 emang gampang2 susah ya ngejagainnya.... apalagi udah seumuran Isya... dia kan sdh mulai punya dunia sendiri....

Mudah2an cepet sembuh yah Isya....

 
At 10:18 PM, Blogger DeA Haryono said...

Semalem nangis gara-gara 'anakku' yang di Batam jari-nya robek kejepit pintu. Hari ini, nangis lagi... gara-gara baca curhat-nya mama, kalo isya jidatnya robek:-(
Huuuu, lain kali ati-ati ya, Sayang...

 
At 1:38 AM, Anonymous Anonymous said...

Emang, kita tuhh tuh jadi satu daging ama anak, apalagi kita sbg ibu, jadi kalo ada apa2 .. wihh bisa panikk kayak kreta api dehh ..

 
At 1:42 AM, Blogger ok said...

isya cepet sembuh yaaaa....muuuahhh....

 
At 4:47 PM, Anonymous Anonymous said...

isya??gimana?dah dibuka perbannya kan?semoga gak trauma kalo maen ya??

dedek pa kabar???

-ari-

 
At 12:32 PM, Blogger Nana said...

Cepet sembuh ya dek Isya... biar bisa ketawa ketawa lagi.. biar bisa marahin tante Nana lagi kalau pulangnya malem banget gak kasih tau Mama.. :D.

Miss you...

 
At 9:51 PM, Anonymous Anonymous said...

isya cepat sembuh yah.
jadi ngebayangin kalo rafa mengalami. naudzubillah min dzalik.

de bakal panik gak yah?

 
At 12:19 AM, Blogger langit biru said...

hihihii.. lucu liat picnya...

 
At 9:44 AM, Blogger Sksetsahati said...

kakak isya sudah sembuh kan ya.
salam sayang buat ayya juga.

 
At 6:01 PM, Blogger Zubia and Yusuf's Mom said...

Assalamualaikum,
Trenyuh mbacanya mbak..sampai pengen nangis..
Memang banyak hal yang ternyata diluar kemampuan dan kontrol kita ya mbak..
Kayak saya nih, sudha merasa melakukan yang terbaik, menjaga Zubia semampu saya, tapi kadang malah dia jatuh pas di depan mata saya, kayang malah saya yang tanpa sengaja menabraknya..dll dll

Selebihnya memang kita hanya bisa berdoa mbak..bagaimana pun anak-anak bukan milik kita, hanya titipan, hanya amanah. Yang Empunya lebih berhak atasnya ..lebih tahu apa yang terbaik untuknya, iya kan mbak..

Maaf sudah lama ndak blog walking mbak, semoga semua sehat ya..

 
At 2:30 PM, Anonymous Anonymous said...

komen2 lama kok padha ilang ya??

pa kbaar isya dan ayya???

eksplornya ayya dah kemana aja nih???;)

-ari-

 
At 5:41 PM, Anonymous Anonymous said...

Bener-bener sibuk yah Mom yang satu ini. He..He..He.. salam kenal dari Mela.

 
At 7:51 AM, Blogger BundaZidan&Syifa said...

nadia.. kemana aja gak apdet2? ayo dong.. aku kangen sama anak2 nih...

 
At 9:36 AM, Blogger Me and My Family said...

Hiks ... jadi ingat ketika Audrey jatuh dan harus kehilangan gigi serinya, memang pada akhirnya kita harus pasrah ama yang Diatas ya ?
Eh lam kenal dari Audrey buat Isye dan Ayya... mereka kembar ya ? sorry belum baca lebih jauh..:-)

 
At 11:16 AM, Anonymous Anonymous said...

Isya,, duh sorry banget ya kok tante Nada ga tau sama sekali gini ya? Sorry banget ya..

 
At 1:23 PM, Anonymous Anonymous said...

isya ayya dan bunda nadia..pa kabar???berkunjugn lagi ke sini..kok belum ada kabar??

lagi sibuk ya? semoga aja semuanya oke ya...

salam,
-ari-

 
At 6:24 PM, Anonymous Anonymous said...

Salam sayang dari mela

 
At 1:01 AM, Blogger Arga said...

Cerita yang menyentuh...
hmmm... inikah perjuangan orang tua demi anak tercinta?
pelajaran untukku...
moga aku bisa menjadi orang tua yg baik untuk anak-anakku, amien
( met kenal ya )

 
At 8:11 AM, Blogger erfi said...

Isya apa kabarnya sekarang..? gimana lukanya..? mudah²an udah jauh lebih baik yaa..

Ayya dah bisa ngapain nih..?? pasti dah banyak kemajuan.. mama kok ngga pernah apdet lagi..? ayo dong.. kan pengen tau ceritanya Isya dan ayya..

Nad met puasa yaaa.. mohon maaf lahir batin :)

 

Post a Comment

<< Home


Home
The Grown Up Room




BlogFam Community

The Hellos ;-)
Name :
Web URL :
Message :